GUNUNG PAPANDAYAN

KEADAAN FISIK KAWASAN

Luas dan letak
papandayanKawasan hutan gunung Papandayan di tetapkan sebagai Cagar Alam berdasarkan Gb. Tanggal 14-2-1924 Nomor : 36 Stbl. 43 , seluas 884 Ha. Kemudian pada tanggal 5-10-1978 melalui surat Keputusan Menteri Pertanian Nomor : 610/Kpts/Um/10/1978, sebagian wilayah seluas 221 Ha diubah menjadi Taman Wisata Alam. Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertanian Nomor : 68/Kpts/Um/79 tanggal 22-1-1979 kawasan cagar alamnya diperluas sehingga menjadi 6.000 Ha. Kemudian atas dasar Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor : 226/Kpts-II/1990 tanggal 8-5-1990, Cagar Alam Papandayan ditetapkan menjadi seluas 6.807 Ha dan Taman Wisata Alam seluas 225 Ha.

Topografi
Keadaan lapangan pada umumnya memiliki topografi curam, berbukit dan bergunung-gunung serta tebing yang terjal.

Iklim
Menurut klasifikasi iklim Schmidt dan Ferguson, kawasan ini termasuk tipe iklim B dengan curah hujan rata-rata per tahun 3.000 mm, kelembaban udara berkisar antara 70-80% dan temperatur rata-rata 10%.

POTENSI BIOTIK KAWASAN

Flora
Flora yang terdapat umumnya di dominir oleh pohon Suagi (Vaccinium valium), dan Edelweis (Anaphalis javanica), sedangkan bentuk vegetasi lainnya adalah Puspa (Schima walichii), Saninten (Castanopsis argentea), Kihujan (Engelhardia spicata), Jamuju (Podocaspus imbricatus), Pasang (Quercus sp), Manglid (Magnolia glauca).

Fauna
Satwa liar yang terdapat adalah : Babi hutan (Sus Vitatus), Trenggiling (Manis jacanica), Kijang (Muntiacus muntjak), Lutung (Trachypitecus auratus) dan beberapa jenis burung seperti : Walik (Treron griccipilla), Kutilang (Pycononotus aurigaster) dan lain-lain.

POTENSI WISATA ALAM

Daya Tarik Obyek
Beberapa lokasi yang menarik utuk dikunjungi oleh para wisatawan diantaranya adalah :

Kawah Papandayan : Merupakan Komplek gunung berapi yang masih aktif seluas 10 Ha. Pada komplek kawah terdapat lubang-lubang magma yang besar maupun kecil, dari lubang-lubang tersebut keluar asap/uap air hingga menimbulkan berbagai macam suara yang unik.

Blok Pondok  Saladah : merupakan areal padang rumput seluas 8 Ha, dengan ketinggian 2.288 meter di atas permukaan laut. Di daerah ini mengalir sungai Cisaladah yang airnya mengalis sepanjang tahun. Tempat ini sangat baik untuk berkemah.

Blok sumber air panas : Letaknya di perbatasan Blok Cigenah, sumber air panas ini mengandung belerang dan berhasiat dalam penyembuhan penyakit terutama gatal.

Secara keseluruhan kawasan ini memiliki panorama alam yang indah dengan lingkungan yang relatif masih utuh dan alami yang ditunjang dengan kesejukan udara.

Kegiatan Wisata alam yang dapat dilakukan:

Menikmati keindahan dan keunikan alam, Lintas alam, Berkemah, Memotret, Mandi air yang mengandung belerang, untuk pengobatan.
Sarana dan Prasarana
Sarana dan prasarana yang ada di Taman Wisata Alam Papandayan ini diantaranya yaitu : Pintu Gerbang, pos jaga, shelter, MCK, Mushola, jalan setapak, areal parkir dan menara pandang.

AKSESIBILITAS

Untuk mencapai lokas Taman Wisata Alam Papandayan dapat di tempuh melalu rute :

Bandung – Garut – Cisurupan dengan jarak ± 89 Km, dari Cisurupan ke kawah sejauh ± 8 Km melalui tanjakan dengan kondisi jalan beraspal.

Bandung – Pangalengan – Malabar – Santosa – Talun, Sedep – Negia – Cibantar – Cileuleuy dengan jarak ± 69 Km. Dari Cileuleuy ke kawah yang merupakan persimpangan jalan untuk menuju Garut berjarak ± 7 Km, Kondisi jalan dari Bandung ke Cileuleuy cukup baik, sedangkan dari Cileuleuy sampai tepi kawah kondisinya kurang baik.

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: